kandungan nutrisi dalam jagung

Kandungan nutrisi dalam jagung ternyata cukup banyak. Jagung makanan pokok ataupun makanan ringan bagi banyak orang. Olahannya pun sangat beragam, mulai dari popcorn, tortilla, sirup jagung, hingga minyak jagung.

Jagung atau Zea mays adalah salah satu makanan yang sangat populer di dunia, termasuk di Indonesia. Di beberapa negara dan juga wilayah, jagung menjadi salah satu makanan pokok. Terdapat beragam jenis varietas jagung yang sangat terkenal yaitu jagung popcorn dan jagung manis.

Kandungan Nutrisi dalam Jagung

kandungan nutrisi dalam jagung

Sebagai salah satu makanan populer, jagung mengandung berbagai nutrisi. Sebagai makanan serealia jagung memiliki profil kandungan yang cukup mengesankan, mulai dari gizi makro hingga gizi mikro. Berikut ini kandungan nutrisi dalam jagung yang patut untuk diketahui:

1. Karbohidrat

Seperti semua biji-bijian sereal lain, jagung biasanya tersusun atas karbohidrat. Bentuk utama karbohidrat pada jagung yaitu pati atau amilum, dengan porsi sekitar 28 sampai 80 persen pada berat kering. Jagung juga mengandung gula dengan porsi yang cenderung kecil yakni sekitar 1 sampai 3 persen.

Akan tetapi pada varietas jagung manis, kadar gulanya bisa mencapai 18 persen pada berat kering. Meski jagung manis tinggi dengan gula, jagung tergolong sebagai makanan dengan indeks glikemik yang tidak tinggi. Makanan dengan indeks glikemik tinggi sangat berisiko menimbulkan lonjakan gula darah.

2. Serat

Sementara itu, serat sebagai salah bentuk karbohidrat yang cukup banyak terkandung pada jagung. Kadar serat tersebut dapat berbeda tergantung jenisnya.

Akan tetapi pada biji jagung kering, serat biasanya memiliki porsi sekitar 9 sampai 15 persen. Jenis serat yang banyak terkandung di jagung yaitu serat tak larut air seperti selulosa, lignin, serta hemiselulosa.

3. Protein

Jagung merupakan sumber protein yang sangat baik. Tergantung pada jenisnya, rentang porsi kandungan protein pada jagung yaitu sekitar 10 sampai 15 persen. Jenis protein paling banyak di jagung yaitu dikenal dengan zein.

Tapi sayangnya kualitas protein zein pada jagung cenderung rendah karena rendahnya kadar amino asam esensial di makanan ini. Akan tetapi zein banyak digunakan untuk kepentingan industri seperti mulai dari produk tinta hingga permen.

4. Mineral dan Vitamin

Jagung manis merupakan salah satu varietas jagung mengandung berbagai vitamin dan mineral sebagai nutrisi mikro, misalnya asam pantotenat atau lebih dikenal sebagai vitamin B5. Vitamin B5 sebenarnya bisa ditemukan dalam berbagai makanan sehingga risiko defisiensi cenderung lebih rendah.

Folat atau vitamin B9 merupakan vitamin yang esensial yang sangat diperlukan terutama saat kehamilan. Vitamin B6 yang memegang fungsi sangat penting untuk tubuh. Niasin atau vitamin B3 ada jagung akan sulit diserap oleh tubuh.

Sebagai solusinya, kita bisa mengolah jagung menggunakan jeruk nipis agar supaya penyerapannya lebih optimal. Kalium jenis mineral yang vital ini untuk pengendalian tekanan darah. Kalium juga berpotensi untuk menjaga kesehatan pada jantung.

Kandungan Kalori dalam Jagung

Selain kandungan-kandungan nutrisi yang ada di atas tersebut, jagung juga mengandung kalori di dalamnya. Jagung merupakan sumber yang kaya akan kalori dan sering dijadikan makanan pokok.

Kandungan kalori jagung yaitu 342 kalori per 100 gram merupakan salah satu jenis sereal yang tinggi. Secara garis besar dalam setiap 100 gram jagung kuning rebus, kandungan jagung yang utama adalah 96 kalori, 73 persen air, 3,4 gram protein, 21 gram karbohidrat, 4,5 gula gram, 2,4 gram, serta 1,5 gram lemak.

Hal tersebut membuat jagung sering dikonsumsi untuk menambahkan berat badan yang cukup cepat. Kondisi pertumbuhan jagung yang fleksibel membuat sangat penting bagi kelangsungan hidup puluhan negara berbasis pertanian. Dibawah ini perbandingan kandungan kalori antara jagung rebus dengan nasi serta jagung rebus dengan jagung bakar.

1. Kalori Jagung Rebus per 100 Gram VS Nasi

Kalori jagung rebus per 100 gram memiliki kandungan sekitar 35 kalori. Jumlah kalori jagung rebus lebih rendah sebenarnya jika dibandingkan dengan kalori nasi putih yang per 100 gram bisa mengandung sekitar 130 kalori.

2. Kalori Jagung Rebus VS Jagung Bakar

Ternyata kalori jagung yang rebus dinilai lebih rendah dibandingkan dengan jagung yang bakar. Hal tersebut dikarenakan adanya bahan tambahan di dalam jagung bakar yang bisa membuat kalorinya bertambah. Kalori jagung bakar per 100 gram yaitu sebesar 143 kalori.

Kalori jagung rebus bisa lebih rendah karena di dalamnya tidak ada bahan campuran atau tambahan bahan apapun. Lain halnya dengan jagung bakar yang sebelum dibakar harus dioles lebih dulu dengan mentega atau margarin. Olesan mentega atau margarin tersebut yang membuat kalori pada jagung bakar jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan kalori jagung rebus.

Itulah pembahasan saya mengenai kandungan nutrisi dalam jagung. Jika kalian ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kandungan nutrisi dalam jagung dan kandungan kalori dalam jagung, kalian juga bisa mengetahui tentang mesin pemipil jagung yang ada di link ini. Semoga pembahasan ini dapat bermanfaat serta memberikan pengetahuan baru mengenai kandungan nutrisi dalam jagung.

By aldi

Di pelatihanbisnisinternet.com saya adalah seorang penulis yang sangat tertarik dengan perkembangan teknologi, terutama dalam bidang IT. Saya juga senang mengejar pengetahuan baru dan berbagi wawasan seputar dunia bisnis dan tips terkini kepada pembaca.