Khasiat air cengkeh bagi kesehatan. Cengkih atau cengkeh (Syzygium aromaticum) adalah kuncup bunga kering beraroma dari keluarga pohon Myrtaceae. Cengkih adalah tanaman asli Indonesia, banyak digunakan sebagai bumbu masakan pedas di negara-negara Eropa, dan sebagai bahan utama rokok kretek khas Indonesia.
Selain untuk bumbu masakan dan rokok kretek cengkeh juga dapat digunakan sebagai obat tradisional. Karena cengkeh banyak khasiat yang baik bagi kesehatan tubuh. Cengkeh merupakan tanaman asli dari Indonesia, tumbuhan ini adalah flora ikonik dari Provinsi Maluku Utura.
Dahulu cengkeh hanya tumbuh di 5 pulau kecil di Kepulauan Maluku, yakni Pulau Bacan, Makian, Moti, Ternate, dan Tidosre. Lalu tanaman ini menyebar ke beberapa wilayah lainnya di Indonesia. Di kelurahan Tongole, kecamatan Ternate tengah atau sekitar 6 km dari pusat kota Ternate terdapat pohon cengkeh tertua yang masih hidup dan tumbuh subur.
Pohon cengkeh tersebut diberi nama Cengkih Afo, saat ini sudah berusia sekitar 416 tahun, dengin tinggi pohon mencapai 36.60 meter, memiliki diameter 198 meter, dan keliling batang kurang lebih 4.26 meter serta setiap tahunnya menghasilkan kurang lebih 400 kg bunga cengkeh.
Khasiat Air Cengkeh
Cengkeh atau yang dikenal dengan nama ilmiah Syzygium Aromaticum merupakan rempah yang banyak peminatnya. Sebab, aroma cengkeh yang harum, membuatnya kerap dijadikan bumbu dapur. Cengkeh juga dapat diolah langsung sebagai air rebusan atau teh yang dipercaya sebagai salah satu minuman sehat.
Hal ini lantaran cengkeh mengandung berbagai nutrisi penting yang berkhasiat bagi kesehatan. Contohnya seperti mangan, vitamin K, vitamin C, serta kalsium. Menariknya lagi, cengkeh juga bersifat antibakteri. Alhasil, mengonsumsi air rebusan cengkeh diyakini dapat memberikan berbagai khasiat bagi tubuh.
Berikut beberapa khasiat air cengkeh bagi kesehatan :
1. Mencegah Kanker
Dilansir dari Healthline, beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa eugenol yang terkandung dalam cengkeh dapat membantu melindungi tubuh dari risiko kanker. Salah satunya adalah studi tabung yang dipublikasikan pada US National Library of Medicine 2014 silam.
Studi tersebut menemukan bahwa ekstrak cengkeh dapat membantu menghentikan pertumbuhan tumor dan meningkatkan kematian sel pada kanker. Meski begitu, penelitian lebih lanjut tentu diperlukan guna menguji dosis dan efektivitasnya pada manusia.
2. Asam Urat
Mengutip dari buku Atasi Asam Urat & Rematik ala Hembing, cengkeh mengandung tanin dan kaya akan eugenol. Senyawa aktif tersebut bermanfaat untuk menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Untuk merasakan manfaat dari obat herbal cengkah untuk asam urat cukup mudah. Anda cukup merebus 1-5 gram cengkeh sampai mendidih. Setelah hangat, Anda minum air rebusan cengkeh.
3. Batuk
Cengkeh dipercaya bisa mengobati batuk. Hal ini disebabkan cengkeh bersifat antibakteri dan anti batuk. Mengutip dari buku berjudul Tanaman Potensial Berkhasiat Obat Cengkeh Temulawak Jahe Kunyit Kencur Serai, karya Suharman, cengkeh bisa mengeluarkan dahak dari tenggorokan. Untuk merasakan manfaatnya cukup mudah, Anda cukup kunyah cengkeh dengan garam.
4. Sakit Gigi
Cengkeh bersifat antiseptik dan analgesik alias pereda nyeri. Hal ini membuat cengkeh dipercaya sebagai obat sakit gigi herbal yang ampuh. Cara mengobati sakit gigi dengan cengkeh cukup mudah. Anda cukup oleskan minyak cengkeh di atas kapas. Lalu, Anda tempelkan kapas tersebut pada area gigi yang berlubang.
5. Bau Mulut
Selain mengobati sakit gigi, cengkeh juga bisa menghilangkan bau mulut yang tidak sedap. Untuk merasakan manfaatnya, Anda cukup merebus 10 butir bunga cengkeh dengan segelas air sampai mendidih. Setelah air rebusan bunga cengkeh dingin, Anda gunakan air tersebut untuk kumur-kumur. Anda bisa mengulangi berkumur air rebusan bunga cengkeh sampai bau mulut hilang.
6. Meredakan Mual Dan Muntah
Anda sering mengalami mual dan rasa ingin muntah? Cengkeh bisa menjadi solusinya. Bubuk cengkeh yang ditambahkan dengan madu efektif meredakan mual dan rasa ingin muntah karena lambung yang terluka.
7. Kepadatan Tulang
Pengeroposan tulang dapat meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis. Nah, sebuah penelitian yang dilakukan pada hewan melaporkan bahwa senyawa aktif dalam cengkeh, telah terbukti membantu menjaga dan meningkatkan kepadatan massa tulang. Menariknya lagi, cengkeh juga mengandung mineral seperti mangan sehingga dapat membantu proses pembentukan tulang.
baca juga : Cara Membuat Minyak Daun Cengkeh