Modal usaha bubur ayam

Modal usaha bubur ayam – Bubur ayam merupakan makanan pagi yang favorit di kalangan masyarakat selain enak harganya juga terjangkau. Banyak orang yang tergiur dengan usaha bubur ayam ini, karena bahan bahan yang mudah didapatkan dan peluang usaha yang besar. Biasanya orang orang menjajakan bubur ayam menggunakan gerobak dipinggir jalan raya atau didalam pasar.

Banyak orang yang ingin melakukan usaha ini karena tergiur dengan keuntungan nya yang menarik, namun Anda sebaiknya juga mengetahui berapa banyak sihh modal untuk usaha bubur ayam.

 

Kisaran Modal Usaha Bubur Ayam

 

Dibawah ini merupakan kisaran modal untuk berjualan bubur ayam, dengan catatan ini hanya perkiraan dan harga sebenarnya bisa berubah ubah.

1. Modal Investasi 

Sebelum membuka usaha seharusnya sudah tau investasi terlebih dahulu. Investasi adalah segala bentuk pembelian di awal, sebelum membuka usaha. Biasanya investasi sendiri digunakan untuk membeli barang barang modal. Berikut contoh investasi dalam usaha bubur ayam.

  1.  Gerobak : Rp2.500.000
  2.  Tenda : Rp250.000
  3.  Kompor dan tabung gas : Rp200.000
  4.  Panci bubur besar : Rp200.000
  5.  Mangkuk, gelas, sendok dan kaleng kerupuk : Rp100.000
  6.  Ember dan serbet : Rp50.000
  7.  Total modal investasi : Rp3.800.000

2. Biaya Operasional

Selain modal investasi diperlukan juga biaya operasional dalam menggeluti usaha bubur ayam. Biaya operasional adalah segala bentuk pembelian yang berguna untuk menjalankan usaha misalnya pembelian bahan pokok, pembayaran listrik, sewa, dan lain sebagainya. Berikut ini contoh dari biaya operasional.

  1. Beras putih 10 kg x 10.000 x 30 hari : Rp3.000.000
  2. Ayam segar 1kg X 40,000 x 30 hari : Rp1.200.000
  3. Bumbu dan pelengkap @ 50,000 x 30 hari  : Rp1.500.000
  4. Wadah pembungkus bubur 30 buah x 1.000 x 30 hari : Rp900.000
  5. Total Biaya Operasional : Rp6.600.000

3. Perkiraan Hasil Usaha Bubur Ayam Setiap Bulan

Biasanya penjual bubur ayam dalam sehari bisa laku 40 sampai 50 porsi tergantung hari dan situasi kondisi. Berikut adalah penghitungan usaha bubur ayam dalam sehari beserta penjualan sate ati dan telur puyuh.

  1. 50 mangkok x 10.000 x 30 hari : Rp15.000..000
  2. 50 tusuk x  3.000 x 30 hari : Rp4.500.000
  3. Total Pendapatan : Rp19.500.000

Adapun perhitungan keuntungannya bisa dijabarkan seperti ini

Hasil pendapatan selama sebulan – total biaya operasional :

Rp19.500.000 – Rp6.600.000 = Rp12.900.000.

Dari perhitungan di atas bisa diketahui untuk memulai usaha bubur ayam dibutuhkan modal 4 jutaan dan biaya operasional 6 jutaan, namun siapa sangka keuntungan yang didapat dari usaha ini bisa mencapai 9 juta perbulan.

Jadi usaha bubur ayam membutuhkan modal yang sedikit dan bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan banyak. Ini semua tergantung niat Anda.

 

Tips Sukses Berjualan Bubur Ayam

 

modal usaha bubur ayam

1. Manejemen keuangan yang baik.

Yang pertama yaitu Anda harus bisa memanajemen keuangan yang baik dan benar. Jangan sampai usaha Anda berhenti ditengah jalan karena kehabisan modal. Jadi mengelola keuangan sangatlah penting.

2. Menjaga Rasa dan kualitas.

Setelah me manejemen keuangan, Anda juga harus menjaga rasa dan kualitas bubur ayam supaya selalu enak selain itu memperhatikan kualitas bubur ayam supaya terjaga. Anda bisa menyimpan kelapa di kulkas untuk menghindari kelap cepat basi

3. Mengadakan promo promo yang menarik.

Buatlah promo yang menarik sehingga menarik pelanggan selalu ingin membeli bubur ayam yang Anda buat. Namun Anda juga harus memperhatikan keuntungan. Contoh promo yang menarik misalnya  beli 3 porsi gratis 1 porsi, itu akan memiliki daya tarik tersendiri.

4. Mendaftarkan usaha anda di aplikasi pesan antar.

Saat ini sudah banyak layanan layanan online pesan antar. Anda sebaiknya juga mendaftarkan usaha ini ke aplikasi pesanan antar. Biasanya konsumen yang membeli lewat aplikasi adalah mahasiwa yang enggan keluar rumah.

5. Membuat bubur ayam dengan resep sendiri yang lebih lezat.

Yang terakhir adalah buatlah bubur ayam Anda dengan resep sendiri dan beda yang lain. Namun Anda juga harus memperhatikan cita rasa dan kualitas. Dengan resep yang beda menjadi ciri khas bubur ayam Anda.

 

Siapkan semua itu dengan matang matang sebelum memulai usaha bubur ayam. Semoga sukses dan selalu laris. Terima Kasih!

By budi

Leave a Reply

Your email address will not be published.