olahan bawang merah

Bawang merah adalah tanaman yang produksinya terkadang sangat melimpah pada saat panen raya sehingga para petani sering mengalami kerugian.untuk mengurangi kerugian biasanya bawang merah dibuat olahan

Setelah dipanen, bawang merah biasanya hanya dapat bertahan maksimal hanya dua bulan pada suhu ruang. Setelah itu, kualitas umbi akan menurun dikarenakan menyusut, busuk, ataupun tumbuh tunas akibat perubahan fisiologis, kimia,dan mikrobiologis.

Untuk mensiasati penurunan harga dan mendukung pengembangan bawang merah, umbi dapat diolah menjadi aneka ragam produk yang dapat menambah nilai jual. Teknologi pengolahannya juga cukup sederhana sehingga dapat diterapkan di tingkat industri skala rumahan atau skala kecil

Aneka olahan bawang merah

olahan bawang merah

Produk olahan  dari bawang merah sangatlah beragam, mulai dari yang paling sederhana seperti bawang goreng, tepung bawang, minyak bawang, saus bawang,bahkan hingga produk olahan lanjut yakni bahan aktif yang diperoleh dari proses ekstraksi bawang merah, perisa alami, pewarna alami dari kulit bawang.

Bahan aktif dari bawang merah dapat digunakan dalam bidang kesehatan dan sebagai bahan pengawet antimikroba.

Untuk dapat menghasilkan produk olahan bawang merah yang berkualitas maka, perlu diperhatikan umur panen, kualitas bahan, kadar air, penggunaan bahan pengawet pangan, dan pengemasan produk. Berikut ini ada beberapa aneka olahan bawang merah dan cara pembuatannya.

1.Pasta Bawang Merah

Penggunaan pasta bawang merah di Indonesia cukup luas, mulai dari tingkat rumah tangga, perusahaan katering, restoran, bahkan hingga hotel. Pasta bawang adalah produk intermediet yang dapat langsung digunakan sebagai bumbu atau dicampur dengan bumbu lainnya. Olahan bawang merah menjadi pasta dapat menjadi salah satu solusi ketika mengatasi masalah kekurangan pasokan bawang merah segar atau saat harga bawang merah segar di pasar sedang mahal.

Pengolahan bawang merah menjadi pasta akan menghasilkan rendemen sekitar 75%. Dalam bentuk pasta, bawang merah dapat disimpan hingga waktu sekitar 6 bulan pada suhu refrigerator atau 1 bulan bila disimpan pada suhu ruang, serta juga lebih praktis karena dapat langsung digunakan untuk bumbu masak tanpa harus dihaluskan terlebih dahulu.

Adapun proses pembuatan pasta bawang merah adalah sebagai berikut ini.

1. Pilihlah bawang merah yang berkualitas bagus dan segar, kemudian dikupas dan dicuci.

2. Bawang yang telah dibersihkan lalu dihaluskan menggunakan blender, kemudian tambahkan asam sitrat hingga pH 4,4 dan aduk selama 3 menit.

3.Bawang merah halus selanjutnya dipasteurisasi pada suhu 60 derajat,lalu dikemas dengan cara pengisian dalam keadaan masih panas ke dalam wadah steril yang sudah disiapkan

2.Bawang Merah Iris Kering

Bawang merah iris kering dapat digunakan untuk membuat bawang goreng atau bumbu siap pakai untuk menumis aneka masakan.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat bawang merah iris kering antara lain bawang merah, pengawet bahan pangan atau natrium bisulfit, dan garam.

Senyawa natrium bisulfit dalam bahan pangan akan berperan sebagai antioksidan,mencegah kerusakan vitamin C, dan dapat menghambat reaksi pencokelatan. Garam ditambahkan agar dapat meningkatkan efektivitas natrium bisulfit.

Cara mengolah bawang merah iris kering adalah sebagai berikut.

1. Pilihlah bawang merah yang bagus dan segar, kemudian dikupas,untuk mengupas anda bisa menggunakan Mesin Pengupas Bawang Merah Dan Bawang Putih Terbaru ,selanjutnya dicuci hingga bersih, dan ditiriskan.

2. Umbi bawang yang sudah bersih diiris menggunakan pisau atau slicer dengan ketebalan 1–2 mm.

3. Irisan bawang direndam ke dalam larutan natrium bisulfit 500 ppm dan garam selama kurang lebih 10 menit, lalu ditiriskan dan dikeringkan.

4. Pengeringan bawang merah iris dilakukan menjadi dua tahap yaitu; tahap pertama pada suhu 65 derajat selama 1 jam,sedangkan yang kedua pada suhu 55 derajat celcius selama kurang lebih 6 jam

5. Bawang merah iris kering kemudian dikemas ke dalam plastik yang kedap udara

3.Minyak Bawang Merah

Minyak bawang merah mengandung senyawa flavour yang ada pada bawang merah segar sehingga aroma dan rasanya mirip dengan bawang merah segar.

Oleh karenanya, jika saat memasak telah menggunakan minyak bawang maka, tidak perlu lagi menambahkan bawang merah segar. Minyak bawang dibuat tanpa menggunakan bahan-bahan tambahan pangan lainnya sehingga dijamin sehat. Produk ini dapat disimpan hingga 1 tahun dan tidak memerlukan tempat penyimpanan khusus.

 

 

By awang

Saya merupakan seorang penulis di pelatihanbisnisinternet.com yang selalu tertarik dengan perkembangan teknologi, khususnya dalam bidang IT. Selain itu, saya juga senang belajar berbagai hal baru dan berbagi banyak informasi tentang bisnis serta tips terkini kepada pembaca.