jenis rumput gembala

Pengenalan Jenis-Jenis Rumput gembala

jenis Rumput gembala atau yang dalam bahasa latin di sebut PanicumMaximummerupakan salah satu jenis rumput yang berasal dari Afrika tropik dansub tropic dengan ciri tumbuh tegak membentuk rumpun, tinggi dapat mencapai 1– 1,8 m, daun lebih halus daripada rumputgajah, buku dan lidah daun berbuku,banyak membentuk anakan, bunga tersusun dalam malai dan berwarna hijau atau kekuningan, serta akar serabut dalam.Rumput jenis ini dapat berfungsi sebagai penutup tanah, penggembalaan,ataupun diolah dalam bentuk hay dan silase.Sifat hidup dari rumput gembala adalah perennial, tumbuh baik pada daerah dataran rendah sampai 1959 dari permukaan laut, curah hujan yang sesuai untuk rumput jenis ini adalah 1000 – 2000 mm/thn, rumput jenis ini tahan kering tetapi tumbuh baik jika cukup air walaupun tidak tahan genangan.

Panicum maximum juga tahan naungan, responsif terhadap pupuk nitrogen, dan juga tahan penggembalaan sehingga dapat dijadikan rumput potong ataupun pastura.Pengelolaan tanaman ini dapat dilakukan dengan budidaya total, untuk perbanyakan tanaman ini dapat menggunakan biji 4 – 12 kg/ha atau dengan menggunakan sobekan rumput, jarak tanam yang sesuai adalah 60 x 60 cm.Panicum maximum dapat ditanam bersama leguminosa Centrosema dengan perbandingan 4 – 6 kg Panicum per ha dan 2 – 3 kg Centro per ha atau dalam baris-baris berseling

Asal rumput ini yaitu dari Zimbabwe, Afrika.Menurut Sistematika taxonominya Rumput termasuk sebagai berikut:

Sistematika Taxonomi Golongan
Phylum Spermatophyta
Sub phylum Angiospermae
Class Monocotyl
Ordo Glumiflora
Family Graminae
Sub Family Panicoldea
Genus Pennisetum, Panicum, Setaria
Spesies Purpureum, Maximum

Sedangkan rumput dalam pengelompokkannya dibagi menjadi dua yaitu rumput potong dan rumput gembala. Yang termasuk dalam kelompok rumput potongan adalah rumput yang memenuhi persyaratan: memiliki produktivitas yang tinggi, tumbuh tinggi secara vertikal dan banyak anakan seerta responsif terhadap pemupukan.Termasuk kelompok ini antara lain: Pennisetum perpureum, Pannicum maximum, Euchlaena mexicana, Setaria sphacelata, Pannicum coloratum, Sudan grass (AAK, 1983).

Rumput gembala merupakan jenis rumput yang memiliki ciri-ciri antara lain: tumbuh pendek atau menjalar dengan stolon, tahan terhadap renggutan atau injakan, memiliki perakaran yang kuat dan tahan kekeringan. Termasuk kelompok ini antara lain : Brachiaria brizhantha, Brachiaria ruziziensis, Brachiaria mutica, Paspalum dilatatum, Digitaria decumbens, Choris gayana, African star grass (Cynodon plectostachyrus). AAK (1983).

Rumput pakan ternak di bedakan 2 kelompok,yaitu kelompok rumput potongan dan kelompok rumput gembala.

Syarat-syarat rumput potongan :

1. Produksi persatuan luas cukup tinggi

2. Tumbuh tinggi secara vertical

3. Banyak anakan dan responsive terhadap pemupukkan

Rumput benggala memiliki daun yang banyak dan dapat tumbuh pada ketinggia 0-1200 m diatas permukaan laut. Ciri morfologi tanaman ini yaitu sebagai berikut.

  • Berumpun (rhizome)
  • Perakaran kuat dan dalam
  • Batang berongga dan halus
  • Daun sangat lebar dan berwarna hijau tua
  • Bunganya berwarna hijau dan keunguan
  • Tingginya bisa mencapai 1,2 m

Kandungan nutrien yang terdapat dalam rumput ini yaitu protein kasar sekitar 8%, dan serat kasar 27%. Hasil panen rumput benggala yaitu 100-150 ton/ha/tahun. Trus bagaimana dengan budidaya rumput ini?

Ada tiga cara budidaya rumput benggala, yaitu dengan teknik semai benih, penanaman benih di lahan, dan dengan sobekan rumpun/pols.

Pemotongan rumput ini sebaiknya diatur sekitar 5-10 cm diatas permukaan tanah. Umur panen pertama sekitar 60-90 hari. Ketika musim hujan, interval pemotongan dapat dilakukan 30-40 hari. Sedangkan ketika musim kemarau interval pemotongan dilakukan 50-60 hari. Hmm menarik ya!

Kelebihan dari rumput ini yaitu dapat bertahan hidup di lingkungan yang kering. Namun kekurangannya yaitu tidak tahan terhadap genangan.

Syarat atau ciri-ciri rumput yang cocok untuk ladang penggembalaan adalah

  1. tahan terhadap injakan
  2. memiliki akar yang kuat, sehingga saat di makan rumput tidak akan tercabut
  3. tahan terhadap tarikan dan koyakan dari sapi saat memakannya
  4. mudah berkembang biak dan juga responsif terhadap pupuk

Itu adalah 4 syarat untuk menjadi rumput jenis penggembalaan, dapat di lihat klo memang berbeda antara rumput gembala dengan rumput yang untuk kita potong (rumput potong) dalam rumput potong kita tekankan kecpatan tumbuhnya sehingga masa panen memendek, sedangkan di rumput gembala lebih menekankan soal kekuatan karena ruput gembala akan sering di injak, di buat lari-lari sama si sapi, bahkan sering sapi akan berbaring yang secara otomatis rumput akan rusak, namun untuk rumput gembala ini di harapkan tangguh menghadapi keadaan tersebut.

 

 

By farrel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *