frozen food

Usaha frozen food sedang populer di kalangan masyarakat dan pengusaha mikro, karena usaha nya yang cukup mudah untuk dijalankan dan mampu menghasilkan keuntungan yang lumayan besar. Banyak dari ibu rumah tangga ataupun yang lainnya yang membuka usaha frozen food ini karena usaha ini cukup mudah untuk dijalankan. Untuk kamu yang ingin mencoba bisnis ini yuk cari tahu tips Usaha Bisnis Frozen Food Untuk Pemula.

Apa Itu Frozen Food?

frozen food untuk pemula

Frozen food merupakan makanan mentah yang sudah diolah kemudian diawetkan dengan cara membekukannya didalam freezer.Usaha frozen food untuk pemula ini sangat cocok bagi siapapun yang ingin mencobanya, apalagi di era New Normal saat ini, dibandingkan dengan membeli makanan diluar yang tidak tahu kebersihan makanannya masyarakat pun lebih  memilih  makanan cepat saji yang bisa bertahan di dalam mesin pendingin untuk beberapa hari dan bisa dimakan kapan saja.

Frozen food juga sangat disenangi oleh anak-anak karena rasanya yang enak dan bisa juga diberikan bumbu sesuai selera. Frozen food juga banyak dipilih ibu rumah tangga sebagai ide bekal untuk anak-anaknya karena cara masaknya yang simple dan mudah, frozen food juga jadi makanan andalan anak kos karena praktis dan mudah dimasak.

Kepopuleran frozen food / makanan beku bisa dilihat sebagai sebuah peluang usaha yang menjanjikan. Bisnis ini akan sangat cocok untuk anak muda, karena proses bisnisnya yang mudah dan tidak memakan banyak tenaga.

Meskipun usaha frozen food ini terlihat mudah namun untuk memulai usaha frozen food memerlukan perencanaan yang matang. Ada beberapa persiapan yang harus kita siapkan agar bisnis dapat berjalan lancar dan mendapatkan keuntungan yang memuaskan dan juga kita perlu menggunakan beberapa trik serta strategi yang tepat agar mendapatkan banyak konsumen yang membeli. Apa saja persiapan nya? Berikut beberapa persiapan yang harus dilakukan untuk memulai usaha frozen food untuk pemula :

Tips Usaha Frozen Food Untuk Pemula

Usaha frozen food untuk pemula ini diperlukan beberapa tips, berikut tips nya :

  1. Menentukan Produk

Untuk membuat suata usaha tentu kita perlu menentukan produk apa yang akan kita jual ke masyarakat, karena ada banyak jenis frozen food yang bisa kita pilih seperti bakso ayam, bakso sapi, ikan, sosis, nugget dan masih banyak lagi yang lainnya.

Sebelum menentukan produk yang akan dijual sebaiknya kita survei terlebih dahulu tujuannya untuk memastikan apakah produk tersebut laris dipasaran atau tidak, jangan sampai kita salah memilih produk karena tidak sesuai dengan selera masyarakat hal tersebut dapat membuat bisnis tidak berjalan lancar.

Cara menyajikan frozen food ini bisa dengan cara dimasak atau digoreng dan juga sebagai pelengkap bisa dihidangkan dengan berbagai macam saus, tentukan saja produk dan cara penyajiannya sesuai dengan hasil survei.

  1. Modal

Setelah kita menentukan produk yang akan kita jual kita juga perlu menyiapkan modal untuk membuka suatu usaha yang telah kita tentukan, percuma dong kalau sudah menentukan produk namun tidak ada modalnya hehe. Namun perhitungan modal untuk keperluan usaha ini harus diperhitungkan secara rinci berapa modal yang dibutuhkan. Beberapa persiapan yang harus disiapkan dan diperhitungkan yaitu :

  • Grosir bahan – bahan untuk membuat makanan beku
  • Lemari es / freezer
  • Kemasan kedap udara
  • Alat press kemasan
  • Alat vakum kemasan
  • Biaya untuk promosi
  • Biaya operasional ( seperti tagihan listrik, ongkos transportasi dan sebagainya )

Peralatan dan bahan – bahan yang dibeli diawal tak perlu langsung banyak, sesuaikan saja dengan keperluan dan modal yang kita miliki.

Jika modal yang kita miliki tidak cukup, mungkin anda bisa mengajukan kredit usaha ke bank yang anda percaya. Apabila tidak ingin memiliki kredit ke bank, sebaiknya anda bisa menabung terlebih dahulu untuk dijadikan modal usaha frozen food.

  1. Peralatan

Ada beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk memulai usaha frozen food ini, jika anda ingin hanya menjual makanan beku yang sudah dikemas dari pabrik maka peralatan yang dibutuhkan hanya freezer. Namun jika anda ingin menjual dan mengolah sendiri bahan mentah menjadi berbagai jenis frozen food peralatan yang dibutuhkan lebih banyak seperti penggiling daging atau food processor, alat vakum, alat press, dan kemasan kedap udara.

  1. Metode Pemasaran

Pemasaran digunakan untuk mempromosikan produk atau mengenalkan produk ke masyarakat tujuannya agar masyarakat tahu produk yang kita jual. Pemasaran yang biasa dilakukan biasanya menggunakan cara promosi metode lama yaitu dari mulut ke mulut atau menitipkannya di warung – warung, namun cara ini kurang efektif dalam meningkatkan penjualan.

Ada juga cara lain untuk mempromosikan produk yang kita jual yaitu dengan menggunakan media online, pemasaran menggunakan media online ini cukup efektif karena media online sifatnya luas dan membuat banyak orang tahu. Namun, jika anda memiliki modal yang lumayan besar cobalah untuk bekerja sama dengan influencer atau endors untuk meningkatkan penjualan.

  1. Online Go Social Media

Frozen food merupakan bisnis rumahan namun bukan berarti promosinya hanya di sekitar rumah saja. Seperti yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya kita bisa menggunakan promosi melalui medio online dengan cara memasak iklan di berbagai platform media sosial yang kita miliki. Contohnya facebook, instagram twitter dan juga whatsapp.

Jika jarak konsumen dengan lokasi kita jauh jangan khawatir, karena sekarang sudah banyak jasa ojek online yang siap mengantarkan pesanan kemana saja. Karena adanya sistem ojek online ini kita bisa juga mendaftarkan usaha yang kita miliki di  GrabFood ataupun GoFood agar penjualannya semakin meningkat. Untuk menarik calon pembeli anda bisa memberikan diskon atau potongan hara kepada konsumen pada saat hari – hari besar seperti hari kemerdekaan, hari ibu dan hari – hari yang lainnya.

  1. Lisensi Makanan

Lisensi makanan merupakan hal yang penting dalam usaha kuliner. Meskipun frozen food hanya usaha rumahan tetapi kita perlu mengurus izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Lisensi ini  juga agar membuat  konsumen lebih percaya dengan produk yang kita jual. Selain lisensi dari Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), ada juga sertifikat yang harus Anda dapatkan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), yaitu sertifikat halal. Memiliki serifikat halal dapat juga meningkatkan penjualan produk.

  1. Menambah Networking

Menambah jaringan bisnis cukuplah penting karena dengan menambah jaringan bisnis itu juga dapat memperluas usaha bisnis frozen food kita. Jika produk yang kita miliki sudah cukup laku cobalah untuk menawarkan kerja sama sejenis reseller atau juga bisa menawarkan produk yang kita jual ke supermarket dan itu dapat membuat usaha frozen food pemula anda berkembang.

Selain itu, anda juga bisa bekerja sama dengan pihak penyelenggara kattering karena ini juga dapat memperluas jaringan bisnis anda.

  1. Memiliki Nilai Tambah

Pesaing bisnis frozen food  adalah frozen food pabrikan yang dijual di minimarket ataupun supermarket. Untuk bersaing dengan pesaing, kita hanya perlu memiliki nilai tambah pada produk frozen food yang kita jual contoh nya seperti memberikan layanan yang istimewa kepada konsumen. Kita juga bisa mencari kekurangan dari produk yang dijual pesaing . Kemudian, kita ciptakan produk yang lebih baik. Cara ini cukup efektif untuk menarik calon pembeli berlangganan pada produk kita.

Peluang Usaha Frozen Food

Bisnis di bidang kuliner selalu memiliki prospek yang cerah. Karena, manusia selalu membutuhkan makanan sepanjang waktu. Namun mengapa banyak usaha kuliner yang gulung tikar? Sebenarnya ada banyak faktor, salah satu faktor nya yaitu karena tidak adanya inovasi pada menu kuliner tersebut sehingga banyak dari konsumen yang merasa bosan.

Dalam menjalankan usaha frozen food ini kita juga perlu berinovasi. Inovasi dapat dilakukan dalam berbagai hal contohnya anda bisa memodifikasi resep yang sudah ada, membuat kemasan yang lebih menarik ataupun menciptakan jenis makanan baru.

Faktor Bisnis Frozen Food Semakin  Besar Adalah Karena 2 Hal Yaitu :

  1. Praktis

Tidak bisa dipungkiri lagi Usaha Frozen Food ini banyak diminati karena praktis. Apalagi banyak dari masyarakat yang cenderung menyukai hal – hal yang praktis dan instan, frozen food sangat cocok dengan gaya hidup seperti yang sekarang ini.

Dengan frozen food konsumen hanya perlu menghangatkan frozen food sebelum menghidangkannya, hal ini lebih praktis dibandingkan dengan memasak dari bahan mentah. Dan saat ini hampir semua rumah tangga memiliki lemari es yanng dilengkapi freezer dan ini bisa membuat kita tidak kesuliatan untuk mendapatkan konsumen.

  1. Tanpa Pengawet dan MSG

Masyarakat saat ini lebih menyukai makanan yang instan tetapi faktor kesehatan juga tak boleh dilupakan. Kita bisa menawarkan produk frozen food yang tidak mengandung bahan pengawet serta penguat rasa (MSG). Produk tanpa pengawet dan penguat rasa tentu lebih disukai oleh para orang tua yang ingin memberikan makanan yang sehat bagi anaknya.

 

Aneka Frozen Food

Makanan beku atau frozen food memiliki berbagai macam jenis. Berikut adalah beberapa jenis frozen food yang sering kita temukan di pasaran dan banyak diminati oleh masyarakat.

  1. Nugget

Nugget merupakan salah satu jenis frozen food yang paling sering ditemukan di minimarket ataupun supermarket. Nugget sendiri merupakan jenis makanan yang terbuat dari daging ayam ataupun sapi, yang dibalut dengan tepung panir atau tepung roti. Untuk pengolahan frozen food jenis ini cukup mudah, nugget hanya perlu di goreng hingga berwarna coklat keemasan kemudian tiriskan, Nugget juga bisa disajikan dengan sambal geprek yang akan menambah kelezatan nya. Cukup mudah bukan.

  1. Sosis

Sosis merupakan makanan frozen food yang dibuat dari daging cincang, rempah, lemak hewan dan juga bahan lainnya. Sosis biasanya dikemas didalam plastik berbentuk memanjang. Untuk pengawetannya, sosis biasanya melalui proses pengasapan terlebih dahulu agar lebih tahan lama. Sosing seringkali diolah dengan cara digoreng, dibakar ataupun dijadikan topping dalam sebuah makanan, namun ada juga sosis dalam kemasan yang dapat langsung dimakan tanpa perlu diolah lagi serta bisa dibawa kemanapun dan kapanpun, sangat praktis bukan.

  1. Siomay

Wahh ternyata siomay juga ada yg jenis frozen food nya lohh. Siomay merupakan jenis frozen food yang berasal dari china. Siomay biasanya memiliki kulit luaran yang sama seperti kulit pangsit, untuk bagian isiannya biasanya siomay diisi dengan menggunakan daging, seafood, sayuran, ikan dan lain sebagainya sesuai dengan selera yang kita inginkan. Frozen food jenis siomay ini biasanya dihidangkan dengan cara dikukus kemudian disajikan dengan sambal kacang ataupun digoreng.

  1. Bakso

Bakso merupakan jenis frozen food yang dibuat dari daging dan dicampurkan dengan tepung tapioka. Bakso biasanya disajikan dengan cara direbus dan dihidangkan dengan kuah beserta dengan sayuran pelengkapnya, namun ada juga yang digunakan sebagai topping ataupun dimasak ulang menjadi bakso balado. Orang dulu ketika ingin bakso harus membuat terlebih dahulu dan prosesnya yang lumayan lama namun dengan adanya frozen food jenis bakso ini kapanpun kita ingin bakso kita bisa makan kapanpun tanpa perlu repot – repot dahulu membuatnya. Frozen food memang sangat memudahkan.

  1. Fish Stick

Fish stick merupakan salah satu jenis frozen food  yang terbuat dari ikan yang dibalut dengan menggunakan tepung panir atau tepung roti. Fish stick biasanya diolah dengan saus tomat, saus sambal ataupun mayones. Lebih simple bukan dibandingkan harus membuat sendiri.

Jenis Bisnis Frozen Food

Bisnis frozen memang cukup mudah namun jika kita memulai bisnis dengan membuat sendiri frozen food tergolong cukup rumit. Selain memperhatikan proses setiap detail seperti suhu, pengemasan dan lain sebagainya harus diperhatikan dengan baik. Oleh karena itu untuk memulai bisnis frozen food secara mandiri diperlukan pelatihan dan pengalaman terlebih dahulu.  Akan tetapi jika belum memiliki pengalaman yang cukup kita dapat memulainya dengan bisnis franchise atau waralaba frozen food.

Waralaba atau franchise merupakan sebuah perjanjian dalam bisnis yang mengikat kedua belah pihak, dimana satu pihak dalam perjanjian memberikan hak kepada pihak lainnya untuk memanfaatkan kekayaan intelektual atau merek dagang yang dimiliki satu pihak. Dengan menggunakan sistem waralaba atau franchise pebisnis usaha frozen food pemula ini tidak perlu membangun bisnis frozen food dari awal dengan menggunakan merek dagang pribadi. Sebaliknya, mereka dapat bekerja sama dengan supplier dan menggunakan merek dagang yang sudah ada untuk memulai sebuah bisnis frozen food.

Keuntungan Bisnis Frozen Food Dengan Waralaba / Franchise :

  1. Mendapatkan keuntungan lebih cepat
  2. Mendapat dukungan berupa pelatihan dan lain sebagainya dari pemilik brand
  3. Mendapatkan bantuan dari pihak pemilik merek untuk menentukan lokasi yang strategis
  4. Mempermudah proses pemasaran produk
  5. Mendapatkan harga yang lebih murah dari supplier

Memulai sebuah usaha tentunya tidak mudah.  Akan ada banyak rintangan, namun kita jangan takut untuk mencobanya. Dengan mempraktikkan tips usaha frozen food di atas, semoga dapat membantu kita dalam membuat Usaha Frozen Food Untuk Pemula seperti kita.

Demikianlah beberapa pembahasan mengenai tips untuk memulai usaha frozen food bagi pemula, jenis – jenis bisnis frozen food, keuntungan frozen food dan peluang bisnis usaha frozen food. Selain relevan dengan kebutuhan saat ini, memulai bisnis frozen food tentunya akan memberikan keuntungan bagi pelakunya.

Yuk Simak Resep Daging Kambing Kecap Pedas Yang Enak dan Mudah Dibuat

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.